baca deh artikel ini, gua dapet infonya dari D. L. Ogde, AIGA Journal of Graphic Design Vol.4, No.1 1986. (Rudy Farid).
gak lama lagi industri desain grafis bakal runtuh. pedagang alat grafis dan percetakan2 pada tutup. penyebabnya adalah perkembanngan keajaiban teknologi. munculnya ribuan "dip design"(mau leaflet?brosur?poster?annual book??) semua udah jadi template tinggal ganti isi.
korban selanjutnya adalah para desainer.. bertahun tahun mereka sibuk berdebat tentang hakekat desain dan peran desainer.pihak pihak yang bertikai membagi diri kedalam dua kelompok : good desainer dan bad desainer. tapi kadang yg good malah jadi bad, dan yg bad malah jadi good. finally para klien pusing mana yg baik dan mana yg buruk.semua desainerpun di nafikan (kasian ya) dan desainer pun digaji dengan harga yang murah. (hiks digaji murah? sedangkan sekarang semua serba mahal)
ribuan bahkan jutaan tukang cetak, tukang paste up, dan desainer grafis pun akhirnya jadi gerombolan jalanan(sedih banget bacanya) .mereka keliling membawa pylox dan mencari airbrush, mencari ,menculik majalah2 terlantar, di isi bagian2 kosongnya dengan ragam rias. sepertinya keadaan ini sudah tak tertolong lagi.
akhirnya desain grafis malah menjaadi profesi yang paling mahal sedunia, para desainer grafis menjadi orang2 yang paling berpengaruh diseluruh dunia, mereka mengatur semua perusahaan , lembaga, asosiasi dan juga semua sisi kehidupan yang penting.
waaaw!! semangat gua bacanya, desain grafis im comiiiiiiiiiiing ahahaha *lebuuy
Tidak ada komentar:
Posting Komentar